Refreshing :). CD yang satu ini datang bersamaan dengan bukunya Penrose. Sengaja dipesan untuk antsipasi, kalau-kalau Penrose berhasil membuat saya tidak enak makan dan tidur gara-gara formula-formula “edan” di bukunya itu (yang memang akhirnya betul-betul terjadi).
Judulnya I Am From Austria (2007), oleh Die Wiener Sängerknaben (atau The Vienna Boys Choir, atau Vienna Choirboys, atau Vienna Boys Chorus, atau Boys Choir of Vienna – entah apa terjemahan resminya). Alasan sesungguhnya kenapa saya merasa perlu mengulas album ini adalah karena saya merasa berhutang satu ulasan positif untuk kelompok ini. September tahun lalu saya sempat mengulas satu album mereka, tapi karena memang menurut saya jelek, maka saya tidak akan bilang itu bagus.
Sebenarnya ada banyak koleksi album yang bagus dari kelompok ini, hanya saja, karena yang bagus-bagus itu dari genre klasik, dan saya sudah terlanjur memberi penilaian jelek untuk album bergenre pop, saya tidak bisa begitu saja membandingkannya apple-to-apple. Untungnya, album yang satu ini masuk dalam kriteria layak diulas disini: dari genre pop, dan isinya cukup enak didengar.
Album ini terdiri dari 13 track, yang sebagian besar berirama riang. Delapan lagu berbahasa inggris, lima sisanya berbahasa Jerman. Track kesatu sampai keenam berisi lagu-lagu yang diambil dari film maupun drama musikal Broadway, macam Over The Rainbow (dari The Wizard of Oz) atau Chim Chim Cher-ee (dari drama musikal Marry Poppins).
Empat lagu berbahasa Jerman mengisi track nomor 7 sampai 10. Diantaranya ada Loreley dan Heidenröslein, dua lagu rakyat yang di album-album “klasik” mereka biasa dinyanyikan secara acapella, disini dibawakan dengan iringan instrumen musik. Heidenröslein sebenarnya merupakan musikalisasi dari sajak Goethe yang berceritera tentang bocah lelaki yang memetik paksa sekuntum mawar merah, dan akhirnya tertusuk oleh durinya. Yang menarik, banyak yang meyakini bahwa sajak ini sebenarnya merupakan metafora Goethe untuk adegan (maaf) perkosaan! Kalau mau tahu lagunya seperti apa, silahkan lihat klipnya di sini (rekaman lama, dalam acapella).
Di track 11 dan 12 ada lagu bernuansa Celtic, Danny Boy dan Morning Has Broken. Banyak yang mengira Morning Has Broken adalah lagu pop biasa yang dipopulerkan oleh Cat Stevens (yang sekarang sudah “menjelma” menjadi Yusuf Islam), padahal itu adalah lagu rakyat Skotlandia. Idem ditto untuk Danny Boy yang pernah dipopulerkan oleh Elvis, yang sebenarnya adalah lagu rakyat Irlandia (Btw, potongan lagu ini saya jadikan ringtone untuk HP saya: “Oh Dhani boy, the pipes, the pipes are calling …” – maksa! :p )
Mungkin dengan alasan “save the best for last” maka lagu andalan yang dijadikan judul album ini justeru diletakkan di track paling akhir. I Am From Austria, lagu yang pertama kali dipopulerkan oleh penyanyi asal Austria, Reinhard Fendrich ini juga asyik untuk didengar. Oh ya. Lagunya berbahasa Jerman.
Selain album ini, kelompok ini setidaknya sudah menelorkan dua album dengan genre pop. Sebelumnya ada The Vienna Boys Choir Goes Pop (not recommended, kecuali track terakhir), dan album Amazing Grace (lumayan, tapi masih kurang memuaskan). Album yang satu ini boleh dibilang yang terbaik diantara keseluruhan album mereka yang bergenre pop. Tapi tentu saja, saya tetap lebih suka mendengarkan kelompok ini melantunkan lagu-lagu rakyat atau waltz dan polka dari Strauss misalnya, seperti tradisi ratusan tahun mereka. Satu lagi, seperti halnya album-album mereka yang lain, CD ini juga sulit didapat di Indonesia.
Ok, resensi selesai, hutang terbayar. Sekarang kembali ke Penrose. Masih stuck pada persamaan Dirac di bab 24 :(.



by enggar
17 Jan 2008 at 16:36
Ah, ini yang aku tunggu-tunggu :). Wah, baca Marry poppins, yang teringat gambaran wanita dengan payung terbang .. hehehe. Hm, kira-kira seperti apa ya kalau lagu morning has broken di celtic-kan? Mas, kalau boleh tau apa bedanya libera dan Vienna?
btw, ini CD vienna yang beraliran pop ya? album mereka yang klasik adakah? yang recommended, tentu nya :).
Aku lagi tergila-gila sama Verdi. CD Verdi punya mas Kun pun aku embat :), untunglah dia tak memprotes.
by dhani
17 Jan 2008 at 21:30
Soal “Morning Has Broken” bergaya Celtic, mendingan didengerin aja sendiri. MP3 nya sudah saya kirim. :)
Libera (dulunya dikenal sebagai St. Philips Boys Choir) sebenarnya adalah kelompok choir gereja Anglikan di South London, Inggris. Album2 rekaman mereka kebanyakan bertema religius. Style musiknya aliran new-age, mirip2 Enya, walaupun akhir2 ini mulai sedikit berubah (di salah satu albumnya, mereka pernah membawakan Orinoco Flow nya Enya). Sedangkan Vienna Boys Choir adalah kelompok choir sekular yg berbasis di Wina, Austria. Sebenarnya kelompok ini lebih mirip sebuah sekolah vokal, dimana siswa2nya mendapat kesempatan untuk membuat album rekaman maupun mengadakan pementasan di mana2. Mereka biasanya membawakan komposisi choral klasik maupun lagu2 rakyat. Tapi sejak awal 2000-an mereka mulai tampil lebih nge-pop dg maksud untuk memperluas target audience-nya. Tapi hal ini malahan sering dikritik oleh penggemar “tradisional” mereka.
Album klasik yg recommended … coba yang ini. CD nya pernah saya lihat bertengger di sebuah music store di Surabaya (kalau gak salah Aquarius). Mungkin sekarang masih bisa dicari. Selain itu, boleh coba dengerin yang ini atau yang ini. Atau kalau suka klasik yang “hardcore” coba album ini.
Btw, Verdi-nya isinya komposisi apa aja yah? Saya pernah suka satu komposisi Verdi, tapi nggak tahu judulnya. Pertama kali dengar dari acara musik klasik di radio (gak sempat nyatat judulnya euy, cuma tahu komposernya Verdi aja). Belakangan nemu lagi melodinya di ringtone defaultnya HP Nokia keluaran jadul. Bikin penasaran aja. Kira2 yang itu gak yah … ?
by enggar
17 Jan 2008 at 22:30
Aku pernah download nanti aku kirim ya. Nah, mas Kun punya yang albumnya Verdi Grand Opera for Orchestra without words. Menurut aku, satu album itu musiknya enak banget didengerin. Tapi aku nggak bisa nerangin kaya mas Dhani di atas :). Aku cuma penikmat musiknya aja. Ada satu klip video nya yang lucu di sini. Kaya-kayanya sih La Traviata itu paling ngetop.
Album Vienna banyak juga ya. Aku pernah download beberapa diantaranya. Kira-kira yang mana donk kalau aku pengin beli? Masa semua? :)
by dhani
17 Jan 2008 at 23:38
Kalau begitu yang pertama aja, yang judulnya “Angelic Voices”. :)
by enggar
18 Jan 2008 at 22:57
Hei, mas Dhani, morning has brokennya celtic banget ya. Keren. btw, Vienna tak jadikah mentas di Jakarta? Aku menunggu-nunggu nih.
by patrick a
14 Aug 2008 at 13:57
Mas, download nya dimana ya klo blh tw. Soalnya sya suka bgt sma music celtic, brings me some peace and chill. skarang lagi berburu lgu danny boy dari semua yang nyanyi. Krn lagu ni jdi anthem nya orang2 celtic deh kayaknya…
by Dhani
14 Aug 2008 at 15:20
@patrick: Saya kurang tahu soal download MP3-nya. Album tsb saya dapatkan dalam bentuk CD original. Tapi kalau Anda mau, saya bisa kirimkan file MP3 untuk lagu tsb. Sila hubungi saya lagi apabila memang berminat.
by patrick a
17 Aug 2008 at 19:11
Ak penasaran ama danny boy ama over the rainbow. Atw mas punya rekomendasi. Thanx klo mw ngirim via e-mail, sngt di tunggu. E-mail address nya udah tak kirim lewat contact page! Thanx a lot
Aku punya danny boy ama tears in heaven versinya the choirboys. (Mungkin basi ya? maklum amatiran, hehehe). We can share each others, right?
by Dhani
20 Aug 2008 at 12:01
@patrick a: File MP3 nya sudah saya kirim ke alamat email Anda.
by patrick
20 Aug 2008 at 13:42
Waduh mas, di check kok blm masuk ya? But, thanx. May be it’s just coming lately, right.
by Dhani
20 Aug 2008 at 13:54
Filenya sudah saya kirim pada 17 Agustus malam. Mungkin “nyasar” ke folder spam/junk di maibox anda. Coba diperiksa dulu. Kalau tidak ketemu juga, silahkan hubungi saya lagi.
by Patrick
27 Aug 2008 at 14:48
File sdh diterima. Thax a lot, mas.
by Yudha14
02 Feb 2009 at 12:40
hallo bung dhani, kalo boleh aku dikirimi dong file MP3-nya Celtic
bab aku demen sama musik2 sejenis, thank’s