Enigma

Perhatikan gambar diatas (kalau kurang jelas, silahkan klik pada gambar untuk melihat versi yang lebih besar). Apabila lingkaran-lingkaran pada gambar diatas kelihatan berputar-putar, itu bukan karena efek animasi, karena gambar itu adalah citra JPEG biasa yang statis. Efek berputar itu berasal bukan dari gambar, melainkan dari mata dan otak kita. Apa sebab?
Gambar, atau tepatnya lukisan diatas pertama kali dilukis oleh Isia Leviant dan diberi judul Enigma (teka-teki). Latar belakang pelukisnya tidak penting dalam konteks ini, tapi soal lukisannya adalah perkara yang menarik.
Beberapa riset telah dilakukan berkaitan dengan efek memutar pada lingkaran di lukisan tersebut. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh Semir Zeki dan rekan-rekannya, John Watson dan Richard Frackowiak (1993). Penelitian mereka bertujuan untuk mengetahui apa yang dilakukan oleh Enigma terhadap otak pengamat. Secara khusus, mereka ingin melihat apakah terjadi perubahan pada pola aktifitas otak yang berhubungan dengan kesan gerak memutar pada lukisan itu.
Kelompok Zeki menggunakan pemindai otak untuk menemukan suatu daerah di lapisan tipis pada bagian belakang otak yang disebut daerah V5. Daerah ini digunakan oleh pikiran untuk menganalisis rangsang visual gerak. Dalam penelitian, ditemui bahwa daerah V5 dan beberapa daerah di sekitarnya sedikit terangsang ketika orang melihat versi hitam-putih Enigma, mengindikasikan bahwa daerah inilah yang bertanggung jawab pada sensasi gerakan memutar pada lukisan.
Penelitian berakhir dengan kesimpulan bahwa karena suatu sebab, gambar diam ini menimbulkan aktivitas di V5, yang ditafsirkan oleh mata sebagai sebuah gerakan, walau sebenarnya yang dilihat adalah gambar statis. Sayangnya, pertanyaan mengapa pola-pola cincin kosentrik itu bisa menipu pandangan masih belum membuahkan jawaban.
Penelitian lanjutan terhadap efek Enigma dipublikasikan oleh T.A. Kumar dan D. A. Glaser (Januari 2006). Eksperimen mereka menunjukkan bahwa efek memutar itu diakibatkan oleh terjadinya fluktuasi acak pada sinyal yang diterima otak dari saraf mata yang dipicu oleh kontras yang tinggi antara warna-warni pola dengan bagian pinggir lukisan. Hal ini juga menjelaskan efek bergerak pada beberapa macam gambar diam lainnya.
Kedua eksperimen ini sama-sama menyepakati bahwa dalam kasus Enigma, sensasi gerakan tersebut adalah semata-mata dipicu oleh mekanisme saraf, dan bukannya akibat “kesalahan” retina mata dalam menangkap citra. Jadi, yang tertipu bukannya mata, melainkan otak!
Bulan Semalam
Dijual, Teleskop
Teleskop ruang angkasa Hubble dilego di situs telescopes.com dengan bandrol US$ 9999999999.00. Kondisi masih lumayan walaupun sudah tergolong barang seken. Teleskop ini ditawarkan beserta aksesoris berupa sebotol cairan pembersih lensa seharga US$ 4.95. Ongkos kirim gratis.
Tertarik membeli? Silahkan klik di sini.
ttd.
–makelar
