Archive for April, 2004

Prangko

Dulu, waktu saya masih anak-anak, saya pernah punya hobi mengkoleksi prangko (filateli). Saya tidak ingat lagi, kapan saya mulai menekuni hobi ini. Mungkin saat di kelas-kelas awal di Sekolah Dasar. Koleksi itu akhirnya berkembang, makin lama makin banyak. Tidak cuma dari dalam negeri, item koleksi saya malahan mayoritas terdiri dari prangko luar negeri. Tidak tanggung-tanggung, [...]

Teori Kebutuhan

Nasrudin berbincang-bincang dengan hakim kota. Hakim kota, seperti umumnya cendekiawan masa itu, sering berpikir hanya dari satu sisi saja. Hakim memulai, “Seandainya saja, setiap orang mau mematuhi hukum dan etika, …” Nasrudin menukas, “Bukan manusia yang harus mematuhi hukum, tetapi justru hukum lah yang harus disesuaikan dengan kemanusiaan.” Hakim mencoba bertaktik, “Tapi coba kita lihat [...]

Irama Demokrasi

Kalau dianalogikan dengan aliran (genre) pada musik, demokrasi bisa diibaratkan sebagai musik Jazz. Jenis musik yang satu ini, kita tahu, selalu dimainkan dengan penuh improvisasi. Dalam memainkan sebuah komposisi, para musisi Jazz boleh dibilang tidak terikat pada partitur. Mereka bebas berekspresi dan bereksplorasi sesuka hatinya, walaupun pada kenyataannya mereka memainkan lagu yang sama. Kebalikan dari [...]

Soal "Kampung Tengah"

Konon soal kebiasaan makan adalah sesuatu yang sudah ‘terprogram’ sejak awal hidup seorang manusia, bahkan dipercaya sudah tertanam sejak ia masih di dalam kandungan. Itulah sebabnya, bagi kebanyakan perut Melayu, walaupun sudah terisi dengan BigMac lengkap dengan kentang goreng ukuran reguler dan minuman ringan, tetap belum terasa kenyang sebelum kemasukan nasi. Tapi soal makan tidak [...]