Archive for March, 2004

Copy-Paste-Edit

Saya merasa agak aneh waktu membaca artikel bertajuk Beramai-ramai Gelindingkan Pop Orkestra di rubrik Horison, Repulika Minggu 14 Maret lalu. Entah kenapa, baik pokok pikiran maupun sebagian susunan kalimatnya terasa sangat familiar bagi saya. Rupanya sebagian artikel tersebut memang diambil dari tulisan saya sendiri di blog Refleksi, satu setengah tahun lampau. Ini bukan pertama kalinya [...]

Lagi-Lagi Soal Iklan

Peraturan dibuat untuk dilanggar. Begitu pemeo yang sekarang berlaku di kalangan masyarakat kita. Tentu bukan dilanggar secara frontal, melainkan dengan mencari celah sehingga pagar aturan bisa diterabas tanpa harus dilanggar. Contoh paling nyata bisa dilihat dari iklan-iklan yang berseliweran di televisi kita itu. Terlepas dari soal kualitas (semua orang juga tahu kalau iklan-iklan Indonesia lebih [...]

Masa Kampanye

Pemilihan umum, ritual lima tahunan itu kini sudah di depan mata. Entah kenapa, sejak pemilu era Orde Baru dahulu, yang konon merupakan “pemilu-pemiluan” dari rezim “pseudo demokrasi”, hingga pemilu orde yang (katanya) orde reformasi ini, ritual pemilu nyaris tidak berubah. Yang ada hanyalah arak-arakan kampanye, hingar bingar pidato para jurkam, konser dangdut gratisan, dan poster [...]

Membeli Kupon Lotre

Orang beragama saleh mengalami masa sulit. Maka ia mulai berdoa cara berikut: “Tuhan, ingatlah tahun-tahun yang sudah lewat aku mengabdi-Mu sebaik mungkin, tidak minta apa-apa sebagai balasan. Sekarang aku sudah tua, bangkrut lagi. Sekarang aku akan mohon kebajikan-Mu untuk pertama kalinya di dalam hidup, dan aku yakin Engkau tidak akan berkata Tidak: Biarlah aku putus [...]